"Stroberi Bersama"

"Stroberi Bersama"

Penulis
authorGiggle Academy

Landak, Tupai, dan Kelinci semuanya menginginkan stroberi merah besar. Mereka berdebat tentang siapa yang melihatnya lebih dulu, tetapi ketika seekor Rusa yang lapar memakannya, mereka belajar bahwa persahabatan dan berbagi lebih penting daripada camilan lezat.

age4 - 7 tahun
emotional intelligence
fruitanimalfriendshipsharestawberry
Detail Cerita

Di taman yang hangat, sebuah stroberi merah besar tumbuh di bawah sinar matahari. Stroberi itu tampak berkilau dan manis.

Hettie si Landak melihatnya lebih dulu. Matanya terbelalak. “Oh! Aku ingin stroberi itu,” katanya.

Dia melangkah mendekat, tetapi dia melihat jejak kaki kecil di tanah yang lembut. Ada orang lain yang pernah ke sini.

Hettie si Landak melihat sekeliling. “Siapa lagi yang menginginkan stroberi ini?” dia bertanya-tanya.

Squeaky si Tupai mengintip dari dahan pohon. Ekornya yang berbulu bergoyang kegirangan. Dia juga melihat stroberi itu.

“Aku melihatnya lebih dulu!” kata Squeaky si Tupai. “Tidak, aku yang melihatnya!” kata Hettie si Landak sambil menghentakkan kakinya.

Suara gedebuk-gedebuk datang dari semak-semak. Rocky si Kelinci melompat keluar. Hidungnya berkedut saat mencium bau stroberi yang manis.

Hewan-hewan mulai berdebat. “Milikku!” kata Squeaky si Tupai. “Milikku!” kata Rocky si Kelinci. “Milikku juga,” bisik Hettie si Landak.

Rumput tinggi bergerak. Sebuah bentuk besar mendekat. Hettie si Landak membeku. Squeaky si Tupai membeku. Telinga Rocky si Kelinci terkulai rendah.

Seekor Rusa masuk. Dia menundukkan kepalanya. Dia mengendus stroberi itu. Lalu dia menggigitnya. Jepret. Stroberi itu hilang.

Teman-teman menatap tangkai yang kosong. Tidak ada yang mengatakan sepatah kata pun.

Setelah hening sejenak, Hettie si Landak terkikik. Squeaky si Tupai tertawa. Rocky si Kelinci juga tertawa. Tak lama kemudian mereka semua tersenyum lagi.

“Kita semua menginginkannya,” kata Hettie si Landak. “Tapi Rusa itu lapar. Dan dia lebih cepat.”

Matahari terbenam. Kunang-kunang berkedip seperti bintang-bintang kecil. Squeaky si Tupai memberi Hettie si Landak sebuah biji pohon ek. Rocky si Kelinci menemukan beberapa semanggi untuk dikunyah.

Hettie si Landak tersenyum. “Berbagi itu menyenangkan,” katanya. “Mungkin bahkan lebih menyenangkan daripada stroberi.”