

Landak, Tupai, dan Kelinci semuanya menginginkan stroberi merah besar. Mereka berdebat tentang siapa yang melihatnya lebih dulu, tetapi ketika seekor Rusa yang lapar memakannya, mereka belajar bahwa persahabatan dan berbagi lebih penting daripada camilan lezat.
Di taman yang hangat, sebuah stroberi merah besar tumbuh di bawah sinar matahari. Stroberi itu tampak berkilau dan manis.
Hettie si Landak melihatnya lebih dulu. Matanya terbelalak. “Oh! Aku ingin stroberi itu,” katanya.
Dia melangkah mendekat, tetapi dia melihat jejak kaki kecil di tanah yang lembut. Ada orang lain yang pernah ke sini.
Hettie si Landak melihat sekeliling. “Siapa lagi yang menginginkan stroberi ini?” dia bertanya-tanya.
Squeaky si Tupai mengintip dari dahan pohon. Ekornya yang berbulu bergoyang kegirangan. Dia juga melihat stroberi itu.
“Aku melihatnya lebih dulu!” kata Squeaky si Tupai. “Tidak, aku yang melihatnya!” kata Hettie si Landak sambil menghentakkan kakinya.
Suara gedebuk-gedebuk datang dari semak-semak. Rocky si Kelinci melompat keluar. Hidungnya berkedut saat mencium bau stroberi yang manis.
Hewan-hewan mulai berdebat. “Milikku!” kata Squeaky si Tupai. “Milikku!” kata Rocky si Kelinci. “Milikku juga,” bisik Hettie si Landak.
Rumput tinggi bergerak. Sebuah bentuk besar mendekat. Hettie si Landak membeku. Squeaky si Tupai membeku. Telinga Rocky si Kelinci terkulai rendah.
Seekor Rusa masuk. Dia menundukkan kepalanya. Dia mengendus stroberi itu. Lalu dia menggigitnya. Jepret. Stroberi itu hilang.
Teman-teman menatap tangkai yang kosong. Tidak ada yang mengatakan sepatah kata pun.
Setelah hening sejenak, Hettie si Landak terkikik. Squeaky si Tupai tertawa. Rocky si Kelinci juga tertawa. Tak lama kemudian mereka semua tersenyum lagi.
“Kita semua menginginkannya,” kata Hettie si Landak. “Tapi Rusa itu lapar. Dan dia lebih cepat.”
Matahari terbenam. Kunang-kunang berkedip seperti bintang-bintang kecil. Squeaky si Tupai memberi Hettie si Landak sebuah biji pohon ek. Rocky si Kelinci menemukan beberapa semanggi untuk dikunyah.
Hettie si Landak tersenyum. “Berbagi itu menyenangkan,” katanya. “Mungkin bahkan lebih menyenangkan daripada stroberi.”
Buah
Di mana Topinya?
Mari Berbagi
Pembaca awal yang sederhana dan langsung yang dirancang untuk memperkenalkan anak-anak kecil pada buah-buahan umum. Setiap halaman menampilkan ilustrasi buah tunggal yang jelas, membantu anak-anak mengidentifikasi dan menamainya. Sempurna untuk membangun kosakata awal.

Kisah sederhana dan berulang yang sempurna untuk pembaca pemula, memperkenalkan kosakata dasar dan konsep lokasi dengan topi, topi pet, dan pemukul.

Sebuah cerita yang sangat sederhana dan berulang yang dirancang untuk memperkenalkan konsep berbagi kepada anak-anak yang sangat kecil melalui frasa yang jelas dan mendorong.
Kisah yang sangat sederhana tentang Max dan Kakek menonton televisi, tetapi Kakek kurang pendengaran. Buku ini mengajarkan anak-anak kecil cara meminta seseorang untuk mengulang kalimat.
Sebuah penceritaan kembali yang lembut dari kisah Jataka, di mana seekor burung puyuh kecil mengajarkan kawanannya tentang kekuatan persatuan untuk melawan seorang pemburu. Ketika pertengkaran mulai merusak kekompakan mereka, mereka mendapat pelajaran berharga tentang pentingnya kebersamaan.
Sebuah cerita sederhana yang memperkenalkan sapaan dan perpisahan dasar saat karakter-karakter yang berbeda berinteraksi sepanjang hari.
Pembaca awal yang sederhana dan berulang yang berfokus pada identifikasi dan penamaan sayuran umum saat seorang anak memetiknya, cocok untuk membangun kosakata dasar.
Kisah sederhana dan berulang yang memperkenalkan berbagai hewan dan seorang bayi, semuanya melakukan tindakan makan yang sama. Sempurna untuk anak-anak yang sangat kecil yang belajar tentang makhluk yang berbeda dan kata kerja dasar.
Sebuah cerita berima yang ceria dan menyenangkan yang memperkenalkan para pembaca cilik pada lima huruf vokal (A, E, I, O, U) melalui karakter-karakter penuh warna dan aksi yang menarik. Setiap huruf vokal diasosiasikan dengan warna yang khas dan bunyi yang sederhana dan berulang, menjadikannya alat yang sempurna untuk pembelajaran literasi dini dan fonik.
Kisah bergambar yang menyenangkan ini mengikuti Max dalam petualangan di danau, memberikan banyak kesempatan kepada pembaca muda untuk mendengar dan mengucapkan bunyi /l/. Melalui ilustrasi cerah dan format satu kata per halaman yang sederhana, anak-anak belajar huruf L sambil menjelajahi kehidupan di danau bersama Max.
Max pergi safari yang cerah untuk melihat, menemukan, dan mencari hewan, menggunakan kata-kata sederhana /s/ di setiap halaman. Pembelajar awal dapat mengikuti petualangannya sambil mempelajari kata-kata S dengan bunyi awal seperti sun (matahari), sand (pasir), snake (ular), swing (ayunan), dan stars (bintang).
Sebuah cerita sederhana dan menarik tentang seekor gajah besar yang tidak sengaja merusak sarang burung pipit. Dengan bantuan Burung Pelatuk, Lebah, dan Katak, teman-teman kecil ini bersatu untuk memberi pelajaran kepada gajah agar berhati-hati dan saling menghormati. Cerita ini menyoroti tema kerja sama tim, membela diri, dan persahabatan, sehingga cocok untuk anak-anak.
© Hak Cipta 2024 - Giggle Academy
上海吉咯教育科技有限公司
Hak Cipta © 2026 - Giggle Academy